Rumus Kimia Kloroform

Rumus Kimia Kloroform – Terdapat rumus kimia kloroform yang nantinya akan dishare oleh RumusKimia.net bagi sahabat kimia. Sebagaimana diketahui bersama bahwa kloroform adalah nama umum untuk triklorometana (CHCl3). Kloroform dikenal karena sering digunakan sebagai bahan pembius, akan tetapi penggunaanya sudah dilarang karena telah terbukti dapat merusak liver dan ginjal. Kloroform kebanyakan digunakan sebagai pelarut nonpolar di laboratorium. Wujudnya pada suhu ruang berupa cairan bening, mudah menguap, dan berbau khas.

Rumus Kimia Kloroform

Rumus kimia kloroform yakni CHCl3 (triklorometana).
Rumus Kimia Kloroform

Rumus Kimia Kloroform

Aplikasi Kloroform

Kloroform dapat digunakan untuk mengekstraksi komponen yang tidak larut dalam air seperti lipid dalam proses isolasi DNA. Proses isolasi DNA melibatkan larutan yang berisi campuran fenol, kloroform, dan isoamilalkohol. Campuran ini akan membuat suspensi DNA pada lapisan atas dan pengotor-pengotor akan mengendap pada bagian bawah tabung. Cairan yang berada pada bagian atas tabung akan diproses lebih lanjut untuk analisis DNA, dan bagian pengotor dibuang.

Kloroform dapat digunakan untuk campuran untuk menentukan konsentrasi detergen anionik seperti ''sodium dodesil sulfat''. Metode yang dilakukan dinamakan Methylene Blue Active Substance. Lapisan bagian kloroform diambil lalu diukur menggunakan spektrofotometer pada panjang gelombang 652 nm.

Kloroform juga dapat digunakan untuk mengkuantifikasi secara kasar kandungan lipid dalam suatu sampel. Untuk memisahkan lipid dari pengotor-pengotor lainnya, sering ditambahkan pelarut organik lainnya seperti metanol untuk menarik kandungan protein. Lapisan kloroform diambil lalu diuapkan hingga tersisa lipidnya.

Kloroform digunakan untuk mengekstraksi kafein dalam minuman. Untuk mendapatkan kafein tersebut, dalam pemisahannya perlu ditambahkan diklorometana untuk menarik senyawa pengotor. Lapisan kloroform diambil, lalu diuji menggunakan spektrofotometer ultraviolet

Produksi Kloroform

Kloroform dapat disintesis dengan cara mencampuran etil alkohol atau etanol dengan kalsium hipoklorit. Kalsium hipoklorit merupakan donor unsur klor. Selain kalsium hipoklorit, penyumbang unsur klor yang dapat dipakai adalah pemutih pakaian. Pemutih pakaian memiliki senyawa aktif yaitu asam hipoklorit. Etil alkohol dipanaskan dan dicampurkan dengan kalsium hipoklorit. Untuk mendapatkan kloroform dari reaksi pencampuran ini, terdapat tiga reaksi yang terjadi:

1. Reaksi oksidasi 

CH3-CH2OH (etil alkohol) + Cl2  → CH3-CHO (asetaldehida) + HCl (asam klorida)

2. Reaksi klorinasi 

CH3-CH2OH (asetaldehida) + 3Cl2  → CCl3-CHO (trikloroasetaldehida) + 3HCl (asam klorida)

3. Reaksi hidrolisis 

2CCl3-CHO (trikloroasetaldehida) + Ca(OH)2 (kalsium hidroksida) → 2CH3Cl (kloroform) + (HCOOH)2Ca (kalsium format)

Reaksi Kimia Kloroform Lainnya

Selain menggunakan etil alkohol, aseton dapat digunakan untuk menggantikan etil alkohol. Reaksi yang terjadi adalah:

1. Reaksi klorinasi - Rumus Kimia Kloroform

CH3COCH3 (aseton) + 3Cl2 → CCl3COCH3 (trikloroaseton) + 3HCl (asam klorida)

2. Reaksi hidrolisis 

CCl3COCH3 (trikloroaseton) + Ca(OH) → 2CH3Cl (kloroform) + (CH3COO)2Ca (kalsium asetat)
Selain ketiga hal diatas, terdapat pula reaksi klorinasi metana yang membutuhkan suhu 400°C. Reaksi tersebut terjadi sebagai berikut:
CH4 (metana) + Cl2 → CH3Cl + CH2Cl2 + CHCl3 + CCl4
Untuk proses ini, kloroform dapat dipisahkan menggunakan distilasi bertingkat, dan proses ini paling banyak diaplikasikan dalam industri.

Itulah penjelasan mengenai Rumus Kimia Kloroform yang dapat kami bagikan kepada sahabat, semoga bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan kita semua.

Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter