3 Hakikat Ilmu Kimia (Produk, Proses, Sikap)

Hakikat Ilmu Kimia – Dalam menguasai materi kimia, terdapat dasar yang seyogyanya terlebih dahulu dipahami yaitu hakikat ilmu kimia. Pengertian ilmu kimia sendiri adalah cabang dari ilmu pengetahuan alam yang mempelajari tentang struktur dan sifat materi atau zat, perubahan materi dan energi yang menyertai perubahan materi. Saat ini peran ilmu kimia juga dibutuhkan dalam mempelajari ilmu pengetahuan lainnya, misalnya biologi, fisika, geografi, kesehatan, kedokteran, geologi, dan bahkan bidang hukum juga membutuhkan ilmu kimia.
Hakikat Ilmu Kimia
Hakikat Ilmu Kimia

Hakikat Ilmu Kimia

Hakikat ilmu kimia pada dasarnya sebagai produk, proses, dan juga sikap. Untuk memahaminya, berikut ulasan singkatnya khusus sahabat:

1. Sebagai Produk
Produk yang dimaksud dalam ilmu kimia yaitu pengetahuan yang berupa fakta, teori, prinsip, konsep, serta hukum.

2. Sebagai Proses
Proses ilmu kimia berupa kerja ilmiah yang ditekankan pada pengamatan langsung oleh peserta didik agar dapat melihat dan mengamati sendiri keadaan alam sekitar.

3. Sebagai Sikap
Sikap ilmu kimia yang dimaksud dalam hal ini berupa rasa ingin tahu yang tinggi.

Sebenarnya hakikat ilmu kimia bertujuan untuk mencari jawaban atas pertanyaan apa, mengapa, dan bagaimana gejala-gejala alam yang berkaitan dengan komposisi, struktur dan sifat, perubahan, dinamika, dan energetika zat.

Kerja Ilmiah Kaitannya dengan Hakikat Ilmu Kimia

Kerja ilmiah dilakukan melalui tahapan mengobservasi, menyusun hipotesis, melakukan eksperimen, menyusun data dan menarik kesimpulan. Proses pembelajaran kimia diarahkan untuk mencari tahu, sehingga peserta didik dapat menemukan sendiri pemahaman dan konsepnya.

Namun tidak semua proses pembelajaran kimia dapat disampaikan kepada peserta didik dalam bentuk pengamatan langsung karena konsep-konsep dalam kimia banyak yang bersifat abstrak. Hal ini dapat dilihat dari ruang lingkup kajian ilmu kimia yang mempelajari tentang struktur, susunan, sifat, dan perubahan materi, serta energi yang menyertai perubahan materi.

Pembelajaran kimia memiliki tujuan dan fungsi tertentu, diantaranya adalah untuk memupuk sikap ilmiah yang mencakup sikap kritis terhadap pernyataan ilmiah, yaitu tidak mudah percaya tanpa adanya dukungan hasil observasi, memahami konsep-konsep kimia dan penerapannya untuk menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk dapat mencapai tujuan dan fungsi tersebut maka diperlukan kemampuan berpikir tingkat tinggi, salah satunya adalah keterampilan berpikir kritis. Keterampilan berpikir kritis merupakan kemampuan yang sangat esensial untuk kehidupan, pekerjaan, dan berfungsi efektif dalam semua aspek kehidupan lainnya.

Demikian ulasan singkat mengenai hakikat ilmu kimia yang dapat kami bagikan kali ini. Semoga dapat memberikan manfaat serta menjadi salah satu referensi yang baik bagi kita semua.

Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter