Pengertian Polimer Beserta Pengelompokan Dilengkapi Contoh Polimernya Masing-masing

Pengertian Polimer Beserta Pengelompokan Dilengkapi Contoh Polimernya Masing-masing – Sebelum mengetahui lebih jauh dari pengertian polimer beserta pengelompokan dan contoh polimer, terlebih dahulu sahabat mengenal kata Polimer itu sendiri. Apakah sebenarnya polimer itu? Istilah polimer diambil dari bahasa Yunani (poly = banyak; meros = unit). Polimer juga biasa disebut dengan makromolekul.
Pengertian Polimer
Pengertian Polimer
Baca juga:

Pengertian Polimer

Polimer memiliki pengertian sebagai senyawa besar yang terbentuk dari penggabungan unit-unit molekul kecil yang disebut monomer (mono = satu). Atau pengertian polimer lainnya menyebutkan bahwa Polimer adalah substansi yang terdiri dari molekul-molekul yang menyertakan rangkaian satu atau lebih dari satu unit monomer. Jumlah monomer yang bergabung dapat mencapai puluhan ribu sehingga massa molekul relatifnya bias mencapai ratusan ribu, bahkan jutaan. Itulah sebabnya mengapa polimer disebut juga makromolekul.
Suatu polimer adalah rantai berulang dari atom yang panjang, terbentuk dari pengikat yang berupa molekul identik yang disebut monomer. Sekalipun biasanya merupakan organik (memiliki rantai karbon), ada juga banyak polimer inorganik. Contoh terkenal dari polimer adalah plastik dan DNA.

Manusia sudah berabad-abad menggunakan polimer dalam bentuk minyak, aspal, damar, dan permen karet. Tapi industri polimer modern baru mulai berkembang pada masa revolusi industri. Di akhir 1830-an, Charles Goodyear berhasil memproduksi sebentuk karet alami yang berguna melalui proses yang dikenal sebagai “vulkanisasi”. 40 tahun kemudian, Celluloid (sebentuk plastik keras dari nitrocellulose) berhasil dikomersialisasikan. Adalah diperkenalkannya vinyl, neoprene, polystyrene, dan nilon pada tahun 1930-an yang memulai ‘ledakan’ dalam penelitian polimer yang masih berlangsung sampai sekarang.

Pengelompokan Polimer

Polimer dapat dikelompokkan berdasarkan asalnya, yaitu polimer alami dan polimer buatan. Tuhan telah menciptakan polimer alami yang dapat langsung Anda temukan di alam, seperti beras, jagung, dan kapas. Bahan-bahan tersebut merupakan polimer alami yang mengandung karbohidrat, daging mengandung protein dan lemak, sedangkan sutra mengandung protein.

Pengertian Polimer
Beberapa contoh polimer alami:
(a) tempe mengandung protein;
(b) jagung mengandung karbohidrat;
(c) daging mengandung protein dan lemak; dan
(d) beras mengandung karbohidrat.


Pengertian Polimer
Beberapa contoh polimer buatan:
(a) botol-botol plastik PE dan PET;
(b) bijih bahan plastik (PS);
(c) teflon pada alat penggorengan (PTFE); dan
(d) pipa saluran air (PVC).

Adapun polimer buatan dibuat di laboratorium kimia dengan cara mencampurkan beberapa zat kimia dengan perlakuan khusus. Adapun contoh-contoh polimer buatan diantaranya polietena (PE), polietilentereftalat (PET), polivinilklorida (PVC), polipropilena (PP), polistirena (PS), poliamida (nilon), teflon (PTFE), dan karet sintetik.

Namun seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan, pengelompokan Polimer secara detail menjadi 3 kelompok, yakni:
  1. Polimer Alam yang terjadi secara alami seperti karet alam, karbohidrat, protein, selulosa, dan wol.
  2. Polimer Semi Sintetik yang diperoleh dari hasil modifikasi polimer alam dan bahan kimia seperti serat rayon dan selulosa nitrat.
  3. Polimer Sintesis, yaitu polimer yang dibuat melalui polimerisasi dari monomer-monomer polimer, seperti formaldehida.

Nach itulah penjelasan singkat mengenai Pengertian Polimer Beserta Pengelompokan Dilengkapi Contoh Polimer Masing-masing yang dapat kami share pada kesempatan kali ini, semoga dapat memberikan manfaat bagi kita semua sebagai seseorang yang ingin menambah pengetahuan di bidang Kimia. - RumusKimia.net

Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter