Tekanan Osmotik Larutan Nonelektrolit

Tekanan Osmotik Larutan Nonelektrolit - Materi kimia berikut yang akan kami share yaitu Tekanan Osmotik Larutan Nonelektrolit. Pengertian osmosis itu sendiri adalah merembesnya partikel-partikel pelarut dari larutan yang lebih encer ke larutan yang lebih pekat melalui suatu membran semipermeabel. Membran semipermiabel hanya melewatkan molekul zat tertentu sementara zat yang lainnya tertahan.
Tekanan Osmotik Larutan Nonelektrolit
Contoh Tekanan Osmotik
Jika ada dua larutan yang memiliki tekanan osmotik sama disebut larutan isotonik. Jika salah satu larutan memiliki tekanan osmotik lebih tinggi dari larutan yang lainnya, larutan tersebut dinamakan hipertonik. Adapun jika larutan memiliki tekanan osmotik lebih rendah dari larutan yang lainnya, larutan tersebut dinamakan hipotonik.

Tekanan osmotik termasuk dalam sifat-sifat koligatif karena besarnya hanya bergantung pada jumlah partikel zat terlarut persatuan volume larutan. Tekanan osmotik tidak tergantung pada jenis zat terlarut. Persamaan berikut (dikenal sebagai Persamaan Van’t Hoff) digunakan untuk menghitung tekanan osmotik dari larutan encer.

Persamaan Tekanan Osmotik

Berikut persamaannya:
π = MRT
Keterangan:
  • π = tekanan osmotik (atm)
  • R = tetapan gas (0,082 L atm/mol K)
  • M = molaritas larutan
  • T = suhu (Kelvin)

Contoh Soal Tekanan Osmotik Larutan Nonelektrolit

Berapakah tekanan osmotik pada 25 °C dari larutan sukrosa (C12H22O11) 0,001 M?
Jawab:
Diketahui: T = 25 °C = (25 + 273) K = 298 K
                  M = 0,001 mol/L
                  R = 0,082 L atm/mol K
Ditanyakan: π = ....?
Penyelesaian:
π = MRT
   = 0,001 mol/L × 0,082 L atm/mol K × 298 K = 0,024 atm
Jadi, tekanan osmotik larutan tersebut adalah 0,024 atm.

Proses Osmosis

Jika tekanan mekanis pada suatu larutan melebihi tekanan osmotik, pelarut murni akan terperas ke luar dari suatu larutan lewat suatu membran semipermeabel (lihat pada gambar di bagian atas). Proses ini disebut osmosis terbalik (reverse osmosis) dan merupakan suatu cara untuk memulihkan pelarut murni dari dalam suatu larutan. Contoh penerapan osmosis balik adalah pemulihan air murni dari limbah industri dan menawarkan air laut (desalinasi).

Peranan Tekanan Osmosis

Proses osmosis sangat penting bagi tanaman dan hewan karena dengan proses osmosis, air dibagikan ke semua sel organisme hidup. Dinding sel merupakan membran semipermeabel, membran sel hidup ini juga dapat ditembus oleh zat-zat terlarut tertentu sehingga bahan makanan dan produk buangan dipertukarkan lewat dinding sel ini.

Permeabilitas dinding sel terhadap zat terlarut seringkali bersifat memilih-milih dan sampai batas tertentu tidak bergantung pada ukuran partikel zat terlarut dan konsentrasi mereka. Misalnya, ion magnesium yang terhidrasi praktis tidak menembus dinding saluran pencernaan, sedangkan molekul glukosa dapat melewati dinding sel.
Demikian penjelasan mengenai Tekanan Osmotik Larutan Nonelektrolit untuk materi kimia kali ini, dan semoga penjelasan di atas dapat memberikan manfaat bagi kita semua. - Rumus Kimia

Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter