Tata Nama Alkohol Rantai Lurus Beserta Contohnya

Tata Nama Alkohol Rantai Lurus – Berikut ini penjelasan materi kimia khusus Tata Nama Alkohol Rantai Lurus. Sebagaimana perbedaan yang paling jelas antara alkana dan alkohol adalah jenis gugus fungsinya. Senyawa alkohol memiliki gugus fungsi –OH dengan rumus umum CnH2n+2O. Berdasarkan rumus tersebut, kita dapat mengetahui rumus kimia suatu alkohol dengan cara menghitung jumlah atom C-nya. Tabel berikut memperlihatkan rumus kimia beberapa senyawa alkohol.

Tata Nama Alkohol Rantai Lurus

Gugus hidroksil pada senyawa alkohol menggantikan posisi 1 atom H pada senyawa alkana. Oleh karena gugus fungsi –OH menggantikan posisi 1 atom H maka penamaan alkohol dilakukan dengan cara mengganti akhiran -ana menjadi -nol. Jadi, CH3OH memiliki nama metanol, sedangkan C2H5OH memiliki nama etanol [Lihat Rumus Kimia Etanol].

Aturan tersebut hanya berlaku jika jumlah atom karbon pada senyawa alkohol tidak lebih dari 2. Bagaimanakah jika jumlah atom karbon pada senyawa alkohol lebih dari 2? Senyawa alkohol yang mengandung lebih dari 2 atom karbon akan memiliki struktur kimia lebih dari satu. Misalnya, senyawa alkohol dengan rumus kimia C3H7OH memiliki dua struktur kimia. Perhatikanlah gambar berikut.
Tata Nama Alkohol Rantai Lurus

Dari gambar tersebut, dapat disimpulkan bahwa kedua struktur senyawa alkohol tersebut hanya berbeda pada posisi gugus –OH. Apa nama kedua senyawa alkohol tersebut? Berikut langkah-langkah penamaan senyawa alkohol.

Aturan Penamaan Senyawa Alkohol Rantai Lurus

Berikut beberapa aturan dalam penamaan senyawa alkohol rantai lurus:
  1. Periksalah jenis gugus fungsinya. Jika memiliki gugus –OH, berarti senyawa tersebut merupakan senyawa alkohol.
  2. Hitung jumlah atom C-nya.
  3. Jika jumlahnya tidak lebih dari dua, tuliskan awalan berdasarkan jumlah atom C-nya dan diakhiri dengan akhiran -nol.
  4. Jika jumlahnya lebih dari dua, beri nomor pada rantai karbon sedemikian rupa sehingga gugus –H menempel pada atom C yang paling kecil. Kemudian, tuliskan nomor, diikuti  nama awalan berdasarkan jumlah atom C-nya, dan diakhiri dengan akhiran -nol.

Berdasarkan aturan tersebut, nama senyawa-senyawa alkohol dengan rumus kimia C3H7OH adalah
Tata Nama Alkohol Rantai Lurus

Contoh Soal Tata Nama Alkohol Rantai Lurus

Tata Nama Alkohol Rantai Lurus

a. Dari struktur kimianya, dapat diketahui bahwa senyawa alkohol ini memiliki 4 atom C dan gugus –OH-nya berada pada atom C nomor 1 sehingga namanya adalah 1-butanol.

b. Dari struktur kimianya, dapat diketahui bahwa senyawa alkohol ini memiliki 6 atom C dan gugus –OH-nya berada pada atom C nomor 3 sehingga namanya adalah 3-heksanol.

c. Dari struktur kimianya, dapat diketahui bahwa senyawa alkohol ini memiliki 7 atom C dan gugus –OH-nya berada pada atom C nomor 2 sehingga namanya adalah 2-heptanol.

Demikian penjelasan mengenai Tata Nama Alkohol khusus untuk Rantai Lurus yang dapat RumusKimia.net bagikan kepada sahabat, semoga memberikan manfaat bagi kita semua.

Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter