Rumus Kimia Kaolin

Rumus Kimia KaolinKaolin merupakan hasil tambang yang banyak terdapat di Indonesia. Kaolin termasuk bahan galian industry. Kaolin merupakan salah satu contoh dari tanah liat yang high grade, lunak dan tidak plastis. Adapun warna dari jenis hasil tambang ini adalah putih, kuning, abu-abu putih, jingga, abu-abu, atau kemerah-merahan. Mineral kaolin yaitu kaolinite, nackrite, deckite, B.D. kaolin 2,6 – 2,63 dengan kekerasan 2 – 2,5. Endapan kaolin terjadi dari hasil pelapukan dan dikomposisi batuan beku dan batuan metamorf yang kaya akan aluminium silikat seperti Grannite, Gneisses, Quartz porphysry.

Rumus Kimia Kaolin

Secara kimia, rumus kimia kaolin yaitu Al2O3 2SiO4.2H2O 
Kaolin adalah semacam tanah liat yang efektif untuk mengobati diare dan juga peradangan kulit tertentu. Kaolin merupakan suatu masa batuan yang kemudian tersusun dari material lempung yang mempunyai kandungan besi yang rendah, dan umumnya berwarna putih atau agak keputihan. Kakoin ini merupakan tanah liat halus bewarna putih yang digali dari tanah.
Rumus Kimia Kaolin
Kaolin - Rumus Kimia Kaolin
Kaolin dibersihkan dengan cermat dan dimurnikan sebelum menjadii obat. Manfaat utamanya sebagai obat pereda serangan diare ringan pada orang dewasa. Kaloin kadang-kadang juga digunakan sebagai osion untuk mengobati lecet, bisul, dan peredangan kulit, walaupun sudah digantikan oleh krim antiseptik dan antibiotik.

Alergi kulit terhadap losion kaolin jarang terjadi, tetapi orang dengan kulit yang peka pada umumnya harus menghindari pemakaian losion karena losion apa pun dapat mengiritasi kulit.

Proses Penambangan Kaolin

Dengan cara lain deposit kaolin terjadi karena proses kaonisasi terhadap batuan feldsphatic di mana mineral-mineral potash aluminium silicate dan feldspar di ubah menjadi kaolin.Cara penambangan kaolin sama seperti halnya tambang lainnya. Sebelum ditambang, terlebih dahulu diadakan penyelidikan. Cara penyelidikan untuk mengetahui adanya endapan kaolin, maka dapat dilakukan dengan cara penyelidikan geologi di daerah-daerah yang diperkirakan banyak mengandung kaolin. Dengan cara pemboran, sumur-sumur serta parit-parit eksplorasi.

Penambangan kaolin dapat di kerjakan dengan cara tambang terbuka (open cut mining), lubang tikus (tunneling) atau dengan cara penambangan dalam (under ground mining). Untuk memperoleh hasil kaolin yang baik, maka hasil penambangan itu harus di murnikan terlebih dahulu. Kaolin dapat di murnikan dengan berbagai cara, tetapi yang biasanya digunakan sebagai berikut: suspense kaolin di alirkan melalui talang yang panjang sempit dan dangkal.

Kemudian inpurtities seperti pasir, mika dan sebagainya dapat disingkirkan dengan jalan mengerukkan hand shovel ke atas, setelah itu suspense kaolin sidaring yang kemudian di tampung di settling tank. Ke dalam settling tank di masukkan suatu coagulating agent (penggumpal) misalnya alum untuk mempercepat pengendapan kaolin. Setelah itu air jernihnya dikeluarkan, baru kemudian kaolin di filter press serta di jemur baik dengan menggunakan panas matahari maupun dengan menggunakan oven.

Cara Kerja Kaolin - Rumus Kimia Kaolin

Keefektifan Kaolin adalah bergantung pada sifat penyerapan cairan. Untuk mengobati diare, kaolin menyerap berbagai zat yang meniritasi lambung dan toksin penyebab diare. Dengan cara kerja yang demikian, maka kaolin efektif untuk diare yang disebabkan oleh zat yang mengiritasi usus, seperti diare karena makan makanan asam dan pedas.

Karena sebab keefektifan kaolin dalam menyerap cairan tersebut, kaolin membuat luka tetap kering. Kaolin dapat digabungkan dengan bahan lain. Campuran paling umum adalah kaloin dan pektin walaupun kaolin juga daat dicampur dengan air kloroform, natrium bikarbonat dan air pappermint, yang semuanya menjadikan rasanya lebih enak.

Manfaat Kaolin - Rumus Kimia Kaolin

Berikut ini merupakan manfaat dari kaolin:
  1. Obat untuk diare
  2. Obat muntah yang parah
  3. Obat gangguan pencernaan
  4. Untuk lossion atau bedak tabur untuk luka

Demikian penjelasan mengenai Rumus Kimia Kaolin yang dapat RumusKimia.net share untuk sahabat, semoga bermanfaat.

Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter