Rumus Kimia Belerang

Rumus Kimia Belerang – Belerang merupakan salah satu unsur kimia dari alam dimana terdapat rumus kimia belerang tersendiri. Belerang atau sulfur adalah unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang S dan nomor atom 16. Belerang merupakan unsur non-logam yang tidak berasa. Belerang, dalam bentuk aslinya, adalah sebuah zat padat kristalin kuning.
Rumus Kimia Belerang
Belerang atau Sulfur - Rumus Kimia Belerang

Rumus Kimia Belerang

Rumusk kimia belerang yaitu S
Rumus Kimia Belerang

Rumus Kimia Belerang

Di alam, belerang dapat ditemukan sebagai unsur murni atau sebagai mineral-mineral sulfida dan sulfat. Belerang adalah unsur penting untuk kehidupan dan ditemukan dalam 2 asam amino. Salah satu contoh penggunaan umum belerang adalah dalam pupuk. Selain itu, belerang juga digunakan dalam bubuk mesiu, korek api, insektisida, dan fungisida.

Pemanfaatan Belerang - Rumus Kimia Belerang

1. Pemubuatan Natrium Tiosulfat
Manfaat belerang juga menjadi bahan utama dalam pembuatan natrium tiosulfat. Produksi bahan ini digunakan untuk beberapa industri seperti industri pupuk pertanian, bahan kimia dan produk tekstil. Belerang yang masih murni akan diolah dengan proses penambahan beberapa senyawa natrium sehingga menghasilkan turunan berupa natrium tiosulfat.

2. Belerang untuk Produksi Asam Sulfat
Produksi asam sulfat biasanya mempergunakan manfaat oksigen, untuk proses pemberian lapisan pada tambang belerang. Hal ini akan membuat belerang bisa diolah menjadi bahan khusus yang bisa dimanfaatkan untuk komponen bahan kimia pada beberapa industri seperti tekstil, produk kimia dan bahan peledak.

3. Campran Bahan Pembuatan Aspal
Belerang menjadi salah satu komponen dalam produksi aspal. Aspal yang didapatkan secara langsung dari sumber alam belum bisa dipakai dan harus melewati tahap pengolahan. Belerang memiliki sifat yang bisa membuat lapisan aspal menjadi lebih elastis, bersifat mengikat dan meningkatkan kualitas aspal agar lebih tahan lama dalam aplikasinya dalam pembuatan jalan raya.

4. Bahan Utama Disinfektan
Produk disinfektan untuk tanaman pertanian memang sangat bermanfaat untuk para petani. Produk ini bisa mencegah timbulnya hama penyakit dan mencegah kerusakan pada pertanian. Bahkan produk disenfektan juga bisa menyuburkan tanaman. Manfaat belerang digunakan sebagai bahan utama dalam pembuatan produk disinfektan, yang telah diolah dengan penambahan senyawa natrium dan asam sehingga bisa menjadi pupuk cair.

5. Komponen Produksi Pupuk
Belerang yang ditemukan secara langsung dari sumber alam memang tidak dapat digunakan secara langsung. Belerang harus dirubah dalam bentuk asam sulfat dengan metode proses pembakaran khusus. Setelah itu asam sulfat bisa menjadi campuran pembuatan beberapa jenis pupuk pertanian seperti ammonium sulfat dan fosfat. Hal ini seperti manfaat batubara sebagai barang tambang yang digunakan dalam industri pupuk.

Efek Kesehatan Belerang

Semua makhluk hidup membutuhkan belerang. Unsur ini terutama penting bagi manusia karena merupakan bagian dari asam amino metionin, sehingga mutlak diperlukan. Asam amino sistein juga mengandung belerang. Rata-rata setiap orang membutuhkan di sekitar 900 mg belerang per hari.

Unsur belerang tidak beracun, tapi banyak turunan belerang sederhana, seperti sulfur dioksida (SO2) dan hidrogen sulfida bersifat racun. Belerang umum ditemukan di alam sebagai sulfida. Melalui berbagai proses, belerang bisa berikatan dengan unsur lain sehingga menghasilkan senyawa yang berbahaya bagi manusia dan hewan.

Berbagai senyawa berbahaya ini mungkin menimbulkan bau menyengat dan sering beracun. Efek merugikan yang mungkin timbul antara lain memicu iritasi mata dan tenggorokan, kerusakan otak melalui gangguan fungsi hipotalamus, serta kerusakan sistem saraf. Tes juga menunjukkan bahwa bentuk-bentuk tertentu belerang (sulfur) dapat memicu kerusakan janin dan cacat bawaan.

Nach demikian penjelasan mengenai Rumus Kimia Belerang yang dapat RumusKimia.net bagikan kepada sahabat pada kesempatan ini. Semoga penjelasan materi kimia di atas dapat memberikan manfaat bagi sahabat kimia terlebih kepada penulis sendiri.

Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter